Satpol PP Kota Denpasar Sosialisasikan Protokol Kesehatan dan Penertiban PKL

Satpol PP Kota Denpasar Sosialisasikan Protokol Kesehatan dan Penertiban PKL.jpg
Satpol PP Kota Denpasar melakukan sosialisasi protokol kesehatan dan penertiban PKL di kawasan kota Denpasar. Sumber foto : Humas Denpasar

Terkini.id, Denpasar – Memasuki tatanan kehidupan baru atau new normal, Pemerintah Kota Denpasar bersama seluruh stakeholder telah melakukan berbagai upaya dalam antisipasi dan menekan penularan covid 19.

Untuk menekan penularan virus covid-19 Satpol PP Kota Denpasar secara berkelanjutan melakukan sosialisasi tentang protokol kesehatan serta sosialisasi Pergub No 46 tahun 2020 dan Perwali No 46 tahun 2020 tentang Penerapan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan

Satpol PP Kota Denpasar menggelar sosialisasi protokol kesehatan sekaligus penertiban kepada para Pedagang Kaki Lima (PKL) di Jl Taman Pancing Pemogan, di Jl Sudirman, Jl Nias, Jl Gatot Subroto Barat dan Taman Kota Lumintang Minggu (30/8) malam. Hal ini disampaikan Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga Saat dihubungi Senin, 31 Agustus 2020.

Lebih lanjut ia mengatakan sosialisasi protokol kesehatan harus terus dilakukan agar masyarakat mentaati, mengingat penularan semakin banyak pada transmisi lokal. Meskipun telah memasuki new normal bukan berarti para PKL bebas berjualan di badan jalan. Maka dari itu dalam sosialisasi ini pihaknya sekaligus melakukan penertiban bagi para PKL.

Menurutnya dalam kegiatan yang dilakukan kali ini Sayoga menemukan ada beberapa pedagang yang melakukan pelanggaran salah satunya tidak menggunakan masker. Meskipun demikian bagi pelanggar tersebut pihaknya mengingatkan agar disiplin menggunakan masker

Mengingat kegiatan kali adalah sosialisasi protokol kesehatan terkait peraturan Gubenur Bali dan Peraturan Walikota.

“Sehingga bagi pelanggar hanya diberikan pembinaan dan sosialisasi Peraturan Gubenur yakni sanksi bagi yang tidak menggunakan masker,” tegas Sayoga.

Setelah pihaknya telah melakukan sosialisasi dan masih melakukan pelanggaran maka baru Pergub dan Perwali tersebut diterapkan yakni sanksi denda bagi yang tidak menggunakan masker dan melanggar protokol kesehatan lainnya.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Bandara I Gusti Ngurah Rai Salurkan Bantuan Bina Lingkungan Senilai Rp 352 Juta

Hingga Agustus, 5 Juta Penumpang Terlayani di Bandara I Gusti Ngurah Rai

Launching Bus Trans Metro Dewata Siap Layani Masyarakat

Koordinator Staf Khusus Presiden: Bali Perlu Seimbangkan antara Gas dan Rem

Glodon Dukung Tunas Jaya Sanur Garap Pasar Umum Gianyar dengan Teknologi BIM

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar