Tak Ikuti Imbauan Pemerintah, Satpol PP Denpasar Bubarkan Kegiatan Studio Senam Kebugaran

Tak Ikuti Imbauan Pemerintah Satpol PP Denpasar Bubarkan Kegiatan Studio Senam Kebugaran
Satpol PP Kota Denpasar bubarkan kerumunan massa yang sedang melaksanakan senam kebugaran di Studio Senam Jl Tukad Bilok, Denpasar. Sumber foto : Humas.

Terkini.id, Denpasar – Satpol PP Kota Denpasar bubarkan kerumunan massa yang sedang melaksanakan senam kebugaran di Studio Senam Jl Tukad Bilok Jumat (3/4) kemarin sore. Pembubaran ini dilakukan karena pemilik studio senam masih beropersional dan masih banyak ada melakukan legiatan senam di studi.

Padahal Pemerintah Kota Denpasar sudah mengeluarkan surat edaran untuk pembatasan segala jenis kegiatan yang bersifat mengumpulkan massa. Pembubaran ini dilakukan untuk menekan terjadinya penyebaran Virus Corona (Covid-19) yang sangat membahayakan dan mencemaskan seluruh masyarakat.

“Kami wajib mengingatkan menegur yang kurang disiplin melaksanakan sosial distancing-nya itu,’’ ungkap Kasatpol PP Kota Denpasar Dewa Gede Anom Sayoga saat di konfirmasi Sabtu (4/4).

Lebih lanjut ia mengatakan, situasi seperti saat ini pemilik masih nekat membuka studio senamnya dan mengakibatkan kerumunan masyarakat yang banyak.

Selain itu pembubaran ini dilakukan karena pihaknya mendapat laporan dari masyarakat bahwa studio senam itu selalu ramai pengunjung sehingga tidak ada sosial distancing dan physical distancing. Bahkan suara musiknya sangat keras sehingga masyarakat sekitarnya merasa sangat terganggu.

Baca juga:

Dengan kesempatan itu pihaknya juga melakukan sosialisasi bahwa untuk menekan penyebaran Covid-19 harus melakukan physical distancing. Agar tidak terulang lagi pihaknya melakukan tindakan awal yakni pemanggilan pemilik studio sekaligus memeriksa kelengkapan izinnya.

“Untuk pemeriksaan secara lebih lanjut akan dilakukan pada Senin (6/4) oleh penyelidik. Jika ada pelanggaran dan tidak memiliki ijin maka akan diproses lebih lanjut serta bisa di Sidang Tipiring,’’ ungkap Sayoga.

Untuk menekan terjadinya penyebaran virus Sayoga berharap agar masyarakat Kota Denpasar tidak membuat kegiatan atau aktivitas yang menyebabkan kerumunan. Yang terpenting masyarakat harus menjaga kebersihan, kesehatan, menggunakan masker dan selalu mencuci tangan dengan air mengalir dan mengunakan sabun.

Komentar

Direkomendasikan

Berita Lainnya

Bantu Tugas Jurnalis Kuta, ITDC Sumbang Masker dan Hand Sanitizer

Aplikasi Chatbot Disdukcapil Badung Mudahkan Pelayanan di Tengah Pandemi Covid-19

Satgas Gotong Royong Desa Adat Yangbatu Bagikan Pamflet Edukasi dan Sabun Cuci Tangan Gratis

Walikota Rai Mantra Perintahkan Perumda Air Minum Kota Denpasar Gratiskan Tagihan Pembayaran

Cegah Covid-19, Estepers Nusa Dua Bagi-Bagi Masker Gratis Untuk Semua

Rp114 Miliar Realokasi Anggaran Dana Tanggap Darurat Pemkab Badung Hadapi Pandemi Covid-19

3 Bulan Pertama 2020, Bandara I Gusti Ngurah Rai Layani 4,7 Juta Penumpang

Cegah Penyebaran Covid-19, K3S Kota Denpasar Bagikan Masker di Sejumlah Pasar Tradisional

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar