Perusahaan Proaktif Diminta Daftarkan Pekerja yang Di PHK dan Dirumahkan ke DTKSK Kota Denpasar

Perusahaan Proaktif Diminta Daftarkan Pekerja Yang Di PHK dan Dirumahkan ke DTKSK Kota Denpasar
Pelaksanaan Job Fair Kota Denpasar beberapa waktu lalu, di Taman Kota Lumintang, Denpasar. Sumber : Humas Denpasar

Terkini, id, Denpasar – Pemkot Denpasar mengimbau kepada perusahaan agar secara proaktif mendaftarkan tenaga kerjanya yang terkena PHK dan yang dirumahkan tanpa upah.

Hal ini sebagai wujud penerapan strageti perlindungan sosial bagi masyarakat terdampak virus corona (Covid-19).

Kadis Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi Kota Denpasar, I Gusti Agung Rai Anom Suradi didampingi Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai saat diwawancarai Jumat (3 April 2020), menjelaskan bahwa Pemkot Denpasar guna mengantisipasi permasalahan sosial akibat merebaknya virus corona ini telah merancang strategi perlindungan sosial.

Salah satunya guna memberikan bantuan terhadap tenaga kerja yang harus mengalami PHK dan dirumahkan tanpa upah akibat virus corona ini.

“Kami sudah menyiapkan strategi perlindungan sosial, salah satunya adalah Program Kartu Prakerja dari pemerintah pusat,” paparnya.

Lebih lanjut pihaknya turut menghimbau kepada seluruh perusahan yang berada di wilayah Kota Denpasar agar secara aktif melaporkan serta memberikan data kepada Dinas Tenaga Kerja dan Sertifikasi Kompetensi (DTKSK) terkait jumlah PHK dan Tenaga Kerja yang dirumahkan tanpa upah hingga tanggal 4 April.

Namun demikian, jika sampai ada yang tercecer masih diberitakan pemerintah masih tetap memberikan kesempatan untuk melaporkan karyawannya.

Hal ini sebagai tindak lanjut arahan Pemerintah Pusat bahwa Karyawan PHK dan dirumahkan tanpa upah akan diusulkan sebagai penerima pelatihan vokasi dan insentif dari program Kartu Prakerja yang ditargetkan akan diberikan kepada 5,6 juta orang di seluruh Indonesia.

“Mengingat Bali merupakan salah satu percontohan, kami ingatkan kepada perusahaan agar segera mengirimkan data karyawan atau Tenaga Kerja yang di PHK dan dirumahkan tanpa upah untuk dapat diusulkan merima Program Kartu Prakerja dan mendapatkan pelatihan vokasi dan insentif dari pemerintah,” ujarnya.

Untuk diketahui, per tanggal 3 April sudah terdata sedikitnya terdapat 2,975 tenaga kerja yang dirumahkan tanpa upah dan 53 orang di PHK yang berasal dari 37 perusahaan di Kota Denpasar.

Dari 37 perusahaan tersebut hampir sebagian besar perusahaan yang bergerak di sektor pariwisata.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Pembekuan DPD ASITA Bali Mengancam Upaya Pemulihan Pariwisata Pulau Dewata

DJP Bali Gencarkan Sosialisasi Insentif Pajak, Gandeng Aliansi Masyarakat Pariwisata Bali

Bantu Tugas Jurnalis Kuta, ITDC Sumbang Masker dan Hand Sanitizer

Aplikasi Chatbot Disdukcapil Badung Mudahkan Pelayanan di Tengah Pandemi Covid-19

Satgas Gotong Royong Desa Adat Yangbatu Bagikan Pamflet Edukasi dan Sabun Cuci Tangan Gratis

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar